Penguatan Pembelajaran Mendalam melalui pembinaan, TET, dan integrasi KKA dalam perencanaan pembelajaran.
GRESIK – SMP Islam Manbaul Ulum Kebomas, Gresik, mendapatkan mandat sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (IPM). Kepercayaan ini menjadi amanah bagi sekolah untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mengembangkan praktik baik yang dapat dibagikan kepada satuan pendidikan lain.
Pembinaan Sekolah Model Agustus hingga November 2026
Sebagai bagian dari pelaksanaan mandat tersebut, sekolah mengikuti proses pembinaan pada Agustus hingga November 2026. Pembinaan diarahkan untuk memperkuat pemahaman dan praktik pendidik dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, serta berpusat pada kebutuhan murid.
Komunitas Belajar dan Siklus Inkuiri Kolaboratif
Penguatan implementasi dilakukan melalui kolaborasi pendidik dalam komunitas belajar dan siklus inkuiri kolaboratif. Guru mengidentifikasi tantangan pembelajaran berdasarkan data dan asesmen, merancang strategi perbaikan, menerapkannya di kelas, mengamati hasilnya, lalu melakukan refleksi dan tindak lanjut. Proses ini juga mendorong pendidik saling memberi umpan balik dan menggunakan bukti pembelajaran sebagai dasar perbaikan.

Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam RPM
Dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), sekolah turut mengintegrasikan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Dokumen perencanaan dan kegiatan yang disiapkan mencakup eksplorasi KKA secara unplugged atau tanpa komputer, seperti penggunaan algoritma arah, pohon keputusan, serta pengenalan pola. Integrasi ini dirancang agar murid dapat mengembangkan penalaran, berpikir logis dan terstruktur, serta belajar melalui pengalaman yang kontekstual.
Teacher Experimental Training (TET)
Salah satu penguatan yang dilakukan adalah TET (Teacher Experimental Training), yang memberi ruang bagi guru untuk merancang dan mencoba strategi pembelajaran, mengumpulkan bukti keterlibatan serta hasil belajar murid, dan merefleksikan efektivitasnya bersama rekan sejawat. Melalui proses eksperimen dan perbaikan berkelanjutan ini, strategi pembelajaran yang efektif dapat dikembangkan menjadi praktik baik sekolah.
Bapak M. Muis, M.Pd., selaku pembina, turut mendukung proses penguatan dan pelaksanaan program di lingkungan sekolah. Kolaborasi seluruh pendidik menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa Pembelajaran Mendalam tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pengalaman belajar murid.
Berbagi Praktik Baik untuk Mutu Pembelajaran
Ke depan, SMP Islam Manbaul Ulum Kebomas Gresik berkomitmen untuk mendokumentasikan dan membagikan praktik baik yang telah dikembangkan melalui komunitas belajar serta forum berbagi antarsekolah. Dengan demikian, peran sebagai sekolah model diharapkan memberi dampak yang lebih luas bagi peningkatan mutu pembelajaran.
Menjadi sekolah model bukan sekadar penetapan, melainkan amanah untuk terus belajar, berkolaborasi, dan menginspirasi.








