081 231 596 082 info@smpismu.sch.id

Dari Tradisi ke Inovasi: Kreativitas Kelas IX dalam Membuat Gantungan Kunci Damar Kurung Akrilik Berbasis Digital Marketing

Oleh

gpuser

Dalam rangka menumbuhkan kreativitas dan semangat inovasi peserta didik, SMP Islam Manbaul Ulum Gresik melaksanakan kegiatan kokurikuler kelas IX dengan tema “Kreativitas” dengan jenis kegiatan “Dari Tradisi ke Inovasi Membuat Gantungan Kunci Damar Kurung Akrilik Berbasis Digital Marketing”. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 15 September 2025 hingga 26 September 2025, melibatkan seluruh siswa kelas IX sebagai bagian dari program pengembangan minat, bakat, serta keterampilan abad 21 dan bekerjasama dengan SMK Manbaul Ulum Gresik sebagai bentuk kemitraan.

Mengangkat Kearifan Lokal

Tradisi lokal menjadi pijakan utama dalam kegiatan ini. Siswa diajak mengenal lebih dekat budaya Damar Kurung, salah satu ikon seni tradisional dari Gresik yang sarat makna dan nilai sejarah. Dari tradisi ini, lahirlah ide kreatif untuk mengadaptasi motif Damar Kurung ke dalam produk modern yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu gantungan kunci akrilik.

Proses Kreatif dan Inovatif

Peserta didik tidak hanya belajar menggambar motif Damar Kurung, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital untuk mengolah desain hingga siap diproduksi. Proses pembuatan gantungan kunci akrilik ini dilakukan melalui tahapan:

  1. Eksplorasi budaya – mengenal filosofi Damar Kurung.
  2. Desain digital – menuangkan ide melalui aplikasi desain grafis.
  3. Produksi – memanfaatkan bahan akrilik untuk menghasilkan karya nyata.
  4. Digital marketing – mempromosikan hasil karya melalui media sosial dan platform digital sebagai sarana belajar kewirausahaan.

Mengasah Kreativitas dan Jiwa Wirausaha

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga dilatih untuk berpikir kreatif, bekerja sama, serta memahami pentingnya strategi pemasaran digital. Hal ini sejalan dengan semangat pembelajaran abad 21 yang menekankan keterampilan 4C (critical thinking, creativity, collaboration, communication).

Antusiasme dan Harapan

Kegiatan yang berlangsung selama hampir dua minggu ini mendapatkan antusiasme tinggi dari siswa. Mereka merasa bangga dapat melestarikan budaya lokal sekaligus mengemasnya dalam bentuk produk kekinian yang bernilai ekonomis.

Melalui program ini, diharapkan peserta didik mampu menjadi generasi yang tidak hanya mencintai warisan budaya, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Related Post

Leave a Comment